Dari jumlah 1000 ekor ayam petelur, diasumsikan hanya 80% yang mampu menghasilkan telur. Maka, per hari Anda bisa mendapatkan 800 butir telur ukuran standart atau 17 butir per kg-nya. Jadi, 800 : 17 = 47 kg per hari untuk 1000 ekor pullet. 1. Keunggulan Ayam Petelur Dibandingkan Jenis Ayam Broiler A. Pendapatan Stabil Ayam petelur cenderung memberikan pendapatan yang stabil karena bisa dipanen setiap hari, sehingga cash flow yang dihasilkan juga tinggi. Lain halnya dengan ayam broiler yang perlu menunggu setidaknya 35 hari setiap siklusnya. B. Masa Produktiv Lama Perkiraan biaya yang dibutuhkan sampai ayam berproduksi adalah Rp66.000.000 per 1.000 ekor atau Rp66.000 per ekor, itu belum termasuk investasi kandang dan peralatan sebesar Rp50.000.000 per 1.000 ekor. Jika ada 100 ekor ayam petelur, maka minimal jumlah telur yang dihasilkan adalah 80 butir atau kira-kira 5kg. Penghasilan per Hari Perhitungan ini didasarkan pada jumlah telur yang dihasilkan per harinya dengan harga telur per kg adalah Rp 20.000. ANALISA EKONOMI USAHA AYAM PETELUR C. Perhitungan Untung Rugi Usaha Ayam Petelur (Populasi : 1000 ekor) 1. Pengeluaran a. Pada Periode 6 bulan pertama (sebelum berproduksi) 1. Bibit 1000 ekor @ Rp. 7 Rp.7.000,- 2. Induk buatan dan peralatan Rp. 1.000,- 3. Nah, berikut ini adalah analisa perkiraan modal usaha ternak ayam petelur 100 ekor yang harus kamu siapkan, diantaranya: Biaya pembuatan kandang : Rp 7.000.000,-100 ekor ayam petelur (pullet) umur 10 minggu : 100 x @Rp56.000 = Rp 5.600.000,-Kebutuhan pakan ayam petelur (harian) : 110 gram x 100 ekor = 11.000 gram (11 Kg), yang terdiri dari .

analisa usaha ayam petelur 1000 ekor